POLRI Hadir di Tengah Masyarakat: Personel Polsek Kampung Rakyat Kawal Aksi Unras di Desa Tanjung Mulia Hingga Berjalan Aman dan Kondusif!!!
![]() |
| Dok: Personil Polsek Kampung Rakyat Lakukan Pengamanan UNRAS Di Desa Tanjung Mulia,Kec.Kampung Rakyat,Kab.Labuhan Bantu Selatan |
Kamis 24 September 2026
KAMPUNG RAKYAT – IDM.News-Net , Kepolisian Sektor (Polsek) Kampung Rakyat kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberikan pengayoman dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui pendekatan yang persuasif dan humanis, personel Polsek Kampung Rakyat dikerahkan untuk melakukankan pengamanan ketat namun ramah pada aksi Unjuk Rasa (Unras) yang digelar warga di depan Kantor Desa Tanjung Mulia.
Pengamanan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata hadirnya Negara melalui institusi Polri di tengah-tengah kegiatan publik. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk menjamin agar hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat, inspirasi, dan aspirasinya di muka umum dapat berjalan secara aman, tertib, dan damai tanpa mengganggu ketertiban umum.
Sejak pagi hari sebelum massa aksi tiba di lokasi, personel Polsek Kampung Rakyat telah menyiagakan barisan dan melakukan apel kesiapan di area sekitar Kantor Desa Tanjung Mulia. Petugas mengantisipasi seluruh potensi kerawanan dengan melakukan pemetaan area, pengaturan arus lalu lintas di akses jalan sekitar lokasi pertapakan aksi, hingga menyiapkan ruang dialog yang kondusif bagi para perwakilan warga dan aparat pemerintah desa.
Kapolsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis S.H, menyampaikan bahwa pola pengamanan yang diterapkan berfokus pada pelayanan humanis dan pengawalan melekat. Menurutnya, tugas Polri bukan sekadar menjaga objek vital atau membatasi pergerakan massa, melainkan memastikan masyarakat merasa terlindungi dan didengar saat menyuarakan aspirasinya.
"Polri hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menjadi benteng pendorong agar saluran penyampaian gagasan dan aspirasi masyarakat berjalan lurus, tertib, dan tidak ditunggangi oleh hal-hal yang berpotensi merusak keamanan desa. Kami hadir untuk memberikan rasa nyaman, baik bagi warga yang menyuarakan pendapatnya maupun bagi pihak Desa Tanjung Mulia yang menerima kedatangan warga," tegas Kapolsek Kampung Rakyat.
Sepanjang berlangsungnya orasi, personel kepolisian bersikap sigap berdiri melayani dan mengarahkan jalannya aksi agar berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku (UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum). Pendekatan represif sama sekali tidak digunakan; sebaliknya, para personel membagikan senyum, sapa, dan membagikan air minum kepada para peserta aksi guna mencairkan suasana di tengah teriknya cuaca.
Suasana dingin dan kooperatif ini membuka jalan bagi mediasi antara koordinator lapangan (Korlap) aksi dengan jajaran Pemerintah Desa Tanjung Mulia. Didampingi oleh personel kepolisian yang bertindak sebagai fasilitator netral, perwakilan warga akhirnya diterima di dalam aula kantor desa untuk melangsungkan audiensi secara tertutup dan bermartabat.
Koordinator aksi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pengamanan dari Polsek Kampung Rakyat. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberi rasa tenang sehingga pesan-pesan serta poin inspirasi yang mereka usung dapat tersampaikan secara utuh tanpa diwarnai kekhawatiran akan timbulnya gesekan fisik atau kerusuhan.
Setelah sesi penyampaian aspirasi dan musyawarah usai disepakati bersama, massa aksi membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan kembali oleh personel Polsek Kampung Rakyat hingga ke titik awal berkumpul. Hingga kegiatan berakhir, situasi di sekitar Kantor Desa Tanjung Mulia dan kawasan Kecamatan Kampung Rakyat secara umum terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Aksi pengamanan ini menegaskan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu siap mengawal dinamika demokrasi di tingkat lokal demi terwujudnya Sitkamtibmas (Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang berkelanjutan.
By:(Eka Nanda Riski Hasibuan)


