Lubuklinggau Sumsel, idm-news.net-
Peristiwa tersebut muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan bahan berbasis tepung ubi atau singkong sebagai alternatif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Seorang ibu tampak menaburkan bahan tersebut ke yang sedang terbakar area yang terlihat mulai mereda setelah bahan ditaburkan. Aksi tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan kepada Presiden Prabowo mengenai inovasi bahan berbasis tepung yang disebut dapat membantu mencegah dan memadamkan api, khususnya pada tahap awal kebakaran. Bahan tersebut diketahui menggunakan tepung berbahan dasar ubi atau singkong.
Inovasi itu disebut merupakan temuan anggota Babinsa di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Presiden Prabowo kemudian meminta agar teknologi tersebut diteliti dan diuji dalam skala lebih besar, termasuk kemungkinan penggunaannya dari Gaara sebagai alternatif metode water bombing.
Presiden bahkan menyebut konsep tersebut sebagai "ubi bombing", merujuk pada penggunaan bahan berbasis ubi atau singkong untuk membantu penanganan karhutla. Namun, efektivitasnya untuk kebakaran dengan skala lebih luas masih perlu melalui penelitian dan pengujian lebih lanjut.
Ibu yang mencoba langsung inovasi tersebut pun membuat warganet ikut bereaksi. Sebagian menganggap aksi itu sebagai bentuk uji coba sederhana di lapangan, sementara efektivitas dan keamanan penggunaannya untuk karhutla berskala besar masih menjadi perhatian.


