KENDAL – Dalam rangka HUT TNI Ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro Ke-76, Semangat kebersamaan antara TNI, santri, mahasiswa, dan masyarakat terlihat dalam kegiatan apel bersama yang dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon buah serta pembagian sembako kepada masyarakat di Desa Ngadiwarno, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.
Apel bersama digelar di Lapangan Desa Ngadiwarno. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon buah di kawasan perkebunan Pondok Pesantren Darul Amanah dan pembagian sembako bagi masyarakat di halaman Gedung KDMP Desa Ngadiwarno.
Kegiatan diikuti santri MTs Darul Amanah, MA Darul Amanah, SMK Darul Amanah, Program Muadalah Darul Amanah, serta mahasiswa STAIDA Kendal.
Turut hadir Komandan Distrik Militer (Dandim) 0715/Kendal Letkol Inf. Ade Sohali, S.Sos., M.I.P., Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah KH. Mas'ud Abdul Qodir, Wakil Pimpinan H. Muhammad Adib, Lc., M.A., Ketua STAIDA Kendal H. Muhammad Fatwa, M.S.I., jajaran Forkopimcam Sukorejo, Lurah Ngadiwarno, satuan Linmas se-Kecamatan Sukorejo, serta masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf. Ade Sohali, S.Sos., M.I.P., menekankan pentingnya membangun kebersamaan dan kepedulian sosial melalui kegiatan nyata.
“Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara TNI, lembaga pendidikan, santri, dan masyarakat. Tidak hanya membangun kebersamaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui penghijauan dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Sementara pembagian sembako menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Senada, Ketua STAIDA Kendal H. Muhammad Fatwa, M.S.I., mengatakan keterlibatan santri dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan karakter.
“Mahasiswa dan santri tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga perlu hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, mereka belajar tentang kepedulian lingkungan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penanaman pohon buah di lingkungan Pondok Pesantren Darul Amanah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dirawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Semoga pohon yang ditanam hari ini tumbuh, memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sebagaimana semangat kebersamaan yang kita bangun bersama,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian sembako kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh lingkungan dan kehidupan sosial.
Melalui kegiatan tersebut, semangat bersama menjaga lingkungan, memperkuat persaudaraan, dan berbagi untuk masyarakat diharapkan terus tumbuh dari Darul Amanah untuk masyarakat luas.


