Turun Langsung Ke Desa Desa Melalui Program "Jelajah Desa" Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Di Sambut Hangat Warga Desa Air Merah!!!
![]() |
| Dok: BUPATI LABUHAN BATU SELATAN BERSAMA MASYARAKAT DESA AIR MERAH, KECAMATAN KAMPUNG RAKYAT, KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN, SUMATRA UTARA |
LABUHANBATU SELATAN — INDO MEDIA NEWS
Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dalam mengikis jarak birokrasi dan memotong alur administrasi publik yang panjang kembali dibuktikan secara transparan di lapangan. Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, secara langsung memimpin rombongan jajaran Pemkab Labusel melintasi bentang wilayah daerah dalam agenda strategis bertajuk **"Jelajah Desa"**.
Mengusung tema besar *"Menyapa Desa, Mendengar Aspirasi, Membangun Labuhanbatu Selatan"*, safari pelayanan dan penyerapan aspirasi tingkat akar rumput ini dipusatkan di Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, pada Jumat (9/10/2026). Kedatangan Bupati bersama rombongan pejabat daerah disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh ratusan warga masyarakat setempat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Kegiatan Jelajah Desa ini bukan sekadar agenda seremoni atau sekadar kunjungan kerja biasa. Momentum ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Bupati Fery Sahputra Simatupang untuk memotong sekat antara pejabat eksekutif dan rakyat. Beliau turun langsung menyusuri sudut-sudut pemukiman, meninjau kondisi riil infrastruktur sosial, serta menyerap secara presisi apa yang menjadi kebutuhan vital masyarakat dari dekat.
Dalam kunjungan kerja maraton ini, Bupati didampingi secara lengkap oleh jajaran pemangku kebijakan daerah, antara lain Sekretaris Daerah Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, para asisten Pemkab, staf ahli Bupati, jimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Labuhanbatu Selatan, hingga jajaran Camat. Kehadiran para pimpinan OPD ini memastikan bahwa setiap temuan dan masukan warga di lapangan dapat langsung dicatat, dievaluasi, dan ditindaklanjuti oleh dinas teknis terkait tanpa hambatan birokrasi yang berbelit-belit.
Melalui skema Jelajah Desa, Pemkab Labusel bertindak aktif dengan memindahkan fungsi-fungsi pelayanan publik utama dari pusat pemerintahan di Kota Pinang langsung ke pelataran Kantor Desa Air Merah. Langkah strategis ini dirancang untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang mendiami kawasan terjauh dari pusat kota, mendapatkan hak pelayanan publik yang setara, cepat, dan cuma-cuma.
Di Balai dan Kantor Desa Air Merah, jajaran OPD membuka stan-stan pelayanan terpadu lintas sektor yang meliputi:
1. **Layanan Administrasi Kependudukan (Disdukcapil):**
Masyarakat diberikan kemudahan mengurus penerbitan dan pembaruan dokumen vital, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak (KIA) secara instant dan langsung jadi di tempat.
2. **Layanan Kesehatan Terpadu & Keluarga Berencana (Dinas Kesehatan & DPPKB):**
Pemerintah menyediakan posko pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan rekam jantung atau Elektrokardiogram (EKG), layanan pemasangan alat kontrasepsi implan gratis, penyediaan bantuan alat kontrasepsi, hingga prosedur reaktivasi kepesertaan jaminan kesehatan.
3. **Layanan Literasi & Perizinan (Perpusda & Dinas PMPTSP):**
Hadir armada Perpustakaan Keliling untuk edukasi anak-anak desa serta gerai konsultasi perizinan usaha gratis bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pedesaan.
Kemudahan integrasi pelayanan satu pintu (*one-stop service*) di tingkat desa ini memangkas ongkos transportasi dan waktu tempuh warga, sehingga masyarakat dapat menuntaskan berbagai keperluan dokumen dan kesehatan dalam satu lokasi sekaligus.
Sebagai bentuk tanggap terhadap dinamika ekonomi masyarakat pedesaan, Pemkab Labusel turut menggelar Operasi Pasar Murah di lokasi kegiatan. Langkah ini dihadirkan guna menjaga daya beli masyarakat dan menekan potensi inflasi komoditas pangan di tingkat tapak.
Dalam pasar murah ini, pemerintah menyalurkan paket sembako bersubsidi tinggi seharga **Rp90.000 per paket**, yang berisi:
* **5 kilogram beras kualitas medium/premium**, dan
* **2 liter minyak goreng kemasan**.
Tidak berhenti pada penyediaan pasar murah, Bupati Fery Sahputra Simatupang bersama jajaran meninjau langsung alur pelayanan di lapangan untuk memastikan standar operasional berjalan humanis. Pada kesempatan yang sama, Bupati menyerahkan sejumlah paket bantuan sosial dari pemerintah daerah, yang meliputi paket bahan pokok (sembako) bagi keluarga prasejahtera serta bantuan bibit tanaman sayuran produktif guna mendukung ketahanan pangan keluarga di Desa Air Merah.
Rangkaian agenda Jelajah Desa diawali dengan aksi blusukan Bupati Fery ke pemukiman warga di Dusun Gariang Pasar, Desa Air Merah. Secara khusus, Bupati mengunjungi kediaman salah seorang warga penerima program bantuan Bedah Rumah dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kunjungan fisik ini bertujuan memastikan secara faktual bahwa program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) benar-benar tepat sasaran, memiliki mutu bangunan yang layak, dan memberikan dampak peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.
Memasuki waktu siang, Bupati beserta rombongan bergabung bersama masyarakat lokal di Masjid Al Hidayah Desa Air Merah untuk menunaikan ibadah Shalat Jumat berjamaah. Momen keagamaan ini menjadi ruang silaturahmi yang sejuk antara ulama, tokoh masyarakat, dan jajaran pimpinan daerah.
Usai melaksanakan Shalat Jumat dan memantau puncak aktivitas pelayanan publik di Kantor Desa, Bupati Fery bergerak menuju Dusun Labuhan. Di dusun yang berbatasan langsung dengan perairan sungai ini, Bupati menyambangi komunitas nelayan tradisional untuk berdialog santai dan menyerap aspirasi sektor perikanan darat/sungai.
Dalam sesi dialog terbuka tersebut, seorang nelayan lokal menyampaikan secara langsung kendala operasional yang mereka hadapi harian, terutama minimnya keterjangkauan dan kelengkapan alat tangkap ikan, khususnya jaring penangkap ikan yang memadai.
Menanggapi keluhan tersebut tanpa penundaan, Bupati Fery Sahputra Simatupang secara spontan menegaskan komitmen Pemkab Labusel untuk segera merealisasikan bantuan peralatan tangkap ikan bagi nelayan di Dusun Labuhan dalam waktu singkat. Respons cepat ini menjadi bukti nyata bagaimana agenda Jelajah Desa berhasil memotong prosedur birokrasi permohonan bantuan yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan menjadi intervensi kebijakan yang responsif dan solutif.
Manfaat nyata dari program Jelajah Desa dirasakan langsung oleh warga Desa Air Merah. Kehadiran Bupati bersama jajaran Pemkab Labusel tidak hanya membawa program pembangunan, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian yang mendalam bagi warga pesosok.
Salah seorang tokoh warga Desa Air Merah mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas terobosan pelayanan jemput bola yang digagas oleh Bupati Fery Sahputra Simatupang.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati Fery Sahputra Simatupang beserta seluruh rombongan yang sudah berkenan datang langsung ke desa kami dan memberikan pelayanan yang sangat baik. Banyak sekali warga kami yang merasa sangat terbantu. Pelayanan administrasi dan kesehatan yang selama ini terasa jauh dan membutuhkan biaya transportasi besar ke pusat kota, sekarang didekatkan langsung ke depan pintu rumah kami di desa,"tutur Salah Satu Warga Desa Air Merah Dengan Penuh Rasa Syukur.
Program Jelajah Desa menegaskan arah baru paradigma pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pemkab Labusel meyakini bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari tingginya angka anggaran atau megahnya dokumen perencanaan di tingkat kabupaten, melainkan dari sejauh mana kehadiran pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga di tingkat desa.
Melalui sinergi menyapa warga, mendengar aspirasi tanpa perantara, dan mengeksekusi kebutuhan di lapangan, Pemkab Labusel terus berikhtiar memformulasikan kebijakan pembangunan yang *bottom-up* (berbasis kebutuhan nyata masyarakat). Program Jelajah Desa dipastikan akan terus bergulir menyisir desa-desa lain di seluruh wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan kemajuan masyarakat.
(Eka Nanda Riski Hasibuan)



