📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca INDOMETRO News
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

Sempat Redup,Bandar Sabu Dusun A3,Desa Air merah Berinisial "B" Dan "N Kembali menyita Perhatian Warga, dan membuat keresahan!!!!

Sempat Redup, Bandar Sabu Dusun A3 Desa Air Merah Bernama "Bacok Dan Nurul Kembali Mencuat,Warga Dusun A3 Dan Sekitarnya Mengaku Resah!!!

Dok:Gambar Hanya Ilustrasi Belaka!!
By:(ENR HASIBUAN)

LABUHANBATU SELATAN – IDM.News-Net-Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Dusun A3, Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diduga kuat kembali marak dan kian meresahkan warga setempat. Bisnis haram yang sempat redup beberapa waktu lalu kini disinyalir kembali menggeliat secara terang-terangan. Nama jaringan pengedar lama yang tidak asing lagi di telinga warga, yakni sosok yang akrab disapa "Bacok" dan "Nurul", kini kembali menjadi perbincangan hangat serta memicu kecemasan mendalam di tengah-tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi menyeluruh yang dihimpun dari sejumlah warga sekitar—yang sengaja meminta identitasnya dirahasiakan demi keselamatan diri dan keluarga—aktivitas transaksi narkoba di kawasan tersebut dilakukan dengan pola yang kian berani. Pola distribusi yang mulanya tersembunyi kini disinyalir berlangsung di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau, bahkan mendekati pemukiman padat penduduk. Kondisi ini secara langsung mengancam keselamatan mental dan fisik generasi muda, anak-anak sekolah, hingga para remaja di wilayah Dusun A3 dan sekitarnya.

Kekhawatiran warga makin memuncak mengingat dampak domino dari ketergantungan narkoba, seperti melonjaknya angka kriminalitas jalanan, pencurian barang-barang rumah tangga, hingga rusaknya tatanan sosial kemasyarakatan. Masyarakat merasa ruang gerak mereka untuk hidup tenteram makin terancam oleh keberadaan jaringan ini.

Sejumlah warga mengungkapkan kekecewaan mendalam atas lambatnya proses penindakan hukum terhadap nama-nama tersebut. "Bacok" dan "Nurul" ditegaskan bukanlah figur baru dalam skema peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kampung Rakyat. Sepak terjang kedua nama ini disebut-sebut telah lama menjadi rahasia umum, namun hingga kini terkesan belum tersentuh hukum secara menyeluruh hingga ke akar-akarnya.

"Kami sangat berharap pihak Polsek Kampung Rakyat dan Polres Labusel segera turun tangan menangkap Bacok dan Nurul beserta seluruh jaringannya. Peredaran ini sudah sangat meresahkan dan merusak masa depan anak-anak kami di kampung ini," tegas salah seorang warga lokal dengan nada penuh keprihatinan.

Lambatnya respons serta ketiadaan tindakan drastis dari aparat penegak hukum setempat dikhawatirkan dapat mengikis tingkat kepercayaan (trust) publik terhadap institusi kepolisian. Muncul spekulasi dan persepsi liar di tengah masyarakat terkait alasan mengapa kedua terduga pengedar tersebut masih bebas menjalankan bisnis haramnya tanpa hambatan berarti.

Oleh karena itu, tokoh masyarakat dan warga Dusun A3 secara terbuka mendesak agar Kepolisian Sektor Kampung Rakyat bersama jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu Selatan segera mengambil langkah konkrit. Polisi diminta tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga menggelar operasi penyelidikan mendalam, penggerebekan terukur, hingga penangkapan terhadap "Bacok", "Nurul", serta para penyuplai maupun penderes barang haram tersebut.

Masyarakat menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh upaya kepolisian dalam memberantas narkoba, selama ada iktikad tegas dan keterbukaan dari penegak hukum. Penindakan tegas tanpa pandang bulu diharapkan dapat segera diwujudkan demi mengembalikan kondusivitas, ketenteraman, serta mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang bersih dari ancaman bahaya narkotika.

By:(Eka Nanda Riski Hasibuan)

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

 


نموذج الاتصال