📰
Berita Terkini
Informasi terbaru untuk pembaca INDOMETRO News
UPDATE 10 MENIT
Memuat berita terbaru...

PALI, 13 SUMUR WARGA PALI MENDADAK HITAM PEKAT, DI DUGA TERDAMPAK MINYAK MENTAH

 13 Sumur Warga PALI Mendadak Hitam Pekat, Diduga Terdampak Minyak Mentah




PALI, CS – IDM NEWS NET-, Air sumur yang selama bertahun-tahun menjadi sumber kebutuhan warga mendadak berubah menjadi hitam pekat. Kondisi itu terjadi di sejumlah sumur milik warga di Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.




Sedikitnya 13 sumur yang berada di lahan perkebunan warga dilaporkan mengalami kondisi serupa. Air di dalam sumur tampak hitam pekat menyerupai minyak bumi.


Pantauan Redaksi Citra Sumsel di lokasi, Selasa (22/9/2026), salah satu sumur milik Aswan yang berada di tengah kebun sawit terlihat dipenuhi air berwarna hitam. Kondisi serupa juga ditemukan pada sejumlah sumur lain yang lokasinya tidak berjauhan.


Perubahan kondisi air tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan di kawasan perkebunan.


Aswan, pemilik kebun, mengatakan  miliknya telah dibuat dan digunakan sejak 2021. Namun, kondisi air mulai berubah setelah sebelumnya kejadian serupa terjadi pada sumur milik kerabatnya di seberang jalan, yang masuk wilayah Desa Babat.


“Pertama kali terjadi pada 15 Juli 2026 di sumur milik kerabat saya yang berada di seberang jalan. Kemudian pada 20 Juli 2026, giliran sumur di lahan saya yang terdampak,” ujar Aswan.


Menurutnya, jika seluruh sumur yang terdampak dihitung, terdapat 13 sumur di lahan seluas sekitar 13 hektare yang mengalami kondisi serupa.


“Total jika digabungkan semua di lahan 13 hektare ini, ada 13 sumur yang terdampak dan airnya menjadi hitam pekat. Sebanyak 11 sumur berada di Desa Gunung Raja, sebagian besar di kebun, dan dua sumur lainnya berada di Desa Babat,” jelasnya.


Persoalan tersebut, kata Aswan, sebelumnya telah mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PALI dan perusahaan migas. Petugas telah datang ke lokasi dan mengambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan.


Namun, hingga Selasa (22/9/2026), Aswan mengaku belum mengetahui hasil pemeriksaan maupun tindak lanjut.

Baca Juga Brow
Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler

Iklan

Iklan

 


نموذج الاتصال