Palembang, idm-news.net
Perantau asal Kabupaten Ogan Ilir jadi korban penipuan lowongan kerja jadi pengantar makanan di sebuah rumah sakit (RS) di Palembang.
Lowongan kerja tersebut ternyata hanya karangan atau akal-akalan pelaku EK (inisial) untuk memperdaya korban Akendra Adha (20).
Mendengar tawaran kerja dari EK, warga Dusun IV, Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu itu dengan semangat datang ke Palembang untuk memenuhi persyaratan kelengkapan berkas lamaran kerja, sesuai arahan EK.
Pada hari Rabu 16 September 2026, sekira pukul 11.30 WIB, EK mengajak korban Akendra ke Studio Photo di jalan Jenderal Sudirman. Saat itu Akendra ditemani saksi Helda Wati (47).
Saat tiba di studio foto, EK menyuruh korban dan Helda agar naik saja ke lantai dua studio untuk membuat pas foto, sementara tas milik korban Akendra dipegang oleh pelaku EK.
Selesai berfoto, Akendra dan Helda terkejut ketika turun ke lantai satu Studi Photo. Mereka tidak menemukan EK, yang ternyata sudah kabur membawa tas milik korban.
Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai Rp700 ribu, handphone Samsung, kartu keluarga (KK) serta barang lainnya dengan total kerugian Rp2,7 juta.
Korban Akendra akhirnya melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat 18 September 2026.
#sorotan


