Deli Serdang-- idm-news.net
Warga yang tinggal di Perumahan Graha Indah Palace dan sekitarnya jalan besar Deli Tua Namorambe Desa sudirejo Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang, mengeluhkan bau busuk yang menyengat secara terus menerus, bau tidak sedap ini bersumber dari limbah kotoran Peternakan babi milik Pengusaha "A" yang berlokasi di jalan Perintis Kemerdekaan Desa Batu Penjemuran.
Pantauan di lapangan menunjukan kotoran babi dari peternakan tersebut dialihkan langsung ke area rawa rawa hingga masuk ke parit pemukiman warga.Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait dampak kesehatan akibat polusi udara dan lingkungan yang sudah bertahun tahun.
" Baunya sangat menyengat dan mengganggu kenyamanan kami. Kalau musim hujan tiba, air parit yang tercemar limbah kotoran babi bahkan naik dan menggenangi halaman rumah warga".Ujar salah seorang warga setempat yang enggan di sebutkan namanya. Senin,(14-9-2026). Pukul 08.00 Wib.
Berdasarkan informasi yang di himpun, izin operasional peternakan babi milik "A" diduga kuat sudah lama mati dan tidak di perpanjang lagi. Meski demikian aktivitas peternakan babi tersebut terpantau tetap berjalan normal setiap harinya dan saat di Konfirmasi kepada karyawan(SI) peternakan babi tersebut mengatakan ( ya sudah tayangkan aja katanya) dengan bahasa arogannya.
Saat di lakukan konfirmasi ke lokasi, penjaga dan karyawan peternakan berdalih bahwa usaha tersebut akan segera tutup. Pihak pekerja juga mengaku telah putus hubungan komunikasi dengan pemilik perusahaan. Warga menduga argumen tersebut sengaja di lontarkan untuk mengelabui warga agar tidak ada aksi protes, padahal secara fakta operasional peternakan tetap aktif.
Warga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Kecamatan serta Aparat Penegak Hukum untuk segera turun tangan. Warga meminta menindak tegas dan menutup permanen usaha peternakan babi tersebut demi memulihkan kesehatan lingkungan warga.
(bin omen)


