BIRU-BIRU - idm-news.net
Di tengah hiruk pikuk birokrasi, masih ada pemimpin yang mau turun ke tanah, duduk lesehan bersama warga, dan berkeringat bersama. Dialah *Ibu Camat Biru-biru Astri Lidwina Manullang*. Sosok sederhana yang selalu mengutamakan masyarakat.
Bagi Ibu Astri, tidak ada kata libur. Tidak ada tanggal merah. Yang ada hanya satu: membangun. Membangun jalan, membangun semangat gotong royong, membangun harapan warga.
Semangat itu menular ke bawah. Di Desa Candirejo, ada Bapak Edi Prayetna, Kepala Desa yang langkahnya seirama dengan Camatnya. Program demi program ia gulirkan.
Dari perjuangan tanah wakaf agar warga punya TPU layak, *bedah rumah untuk yang tidak mampu, *perbaikan irigasi agar sawah warga tetap subur, hingga program kemakmuran desa lainnya. Daftarnya tidak pernah habis.
"Kami bersyukur punya pemimpin seperti Ibu Camat dan Pak Kades. Mereka tidak pernah bilang sibuk. Kalau warga butuh, mereka datang," kata beberapa orang orang warga Desa Candirejo.
Bagi warga, kedua pemimpin ini bukan sekadar pejabat. Mereka adalah amanah yang dijalankan dengan hati. Turun ke lapangan bukan karena pencitraan, tapi karena memang niatnya untuk melayani.
Di Kecamatan Biru-biru, hari ini kita melihat contoh nyata: bahwa membangun desa tidak butuh pidato panjang. Cukup hadir, bekerja, dan tidak pernah berhenti.
Karena pemimpin yang baik, adalah pemimpin yang membuat rakyatnya merasa diperhatikan.
Bin (omen)




